Profit dan Loss Sharing pada Bank Syariah

0
100

“Bank syariah tidak bisa menerapkan loss sharing (bagi rugi) kepada nasabah yang diberi pembiayaan. Karena bank syariah pun tidak pernah menerapkan loss sharing kepada nasabah yang menyimpan uang di bank syariah.” kata kawan sekelas saya yang pimpinan bank syariah.

Kalau difikir-fikir benar juga sih, selama saya punya buku tabungan muamalat dan bsm, setiap akhir bulan saldo saya bertambah ratusan rupiah dari profit sharing. Namun belum pernah saldo saya berkurang karena bank syariah rugi. Sekalipun bank rugi yang menanggung hanya bank, tidak dibebankan kepada nasabah.

Menanggapi statement tersebut dosen yang sedang mengajar menjawab bahwa hal itu tidak sesuai dengan yang seharusnya. Kalau untung ya bagi untung, kalau rugi ya bagi rugi.

Nah lho, sampai kapan akan terjadi kesenjangan antara teori dan penerapan? Atau sebenarnya teorinya yang harus diubah lalu disesuaikan dengan realitas di lapangan?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here