Cara Memahami Islam Menurut Imam Syafi’i

0
376

Suatu ketika Imam Syafi’i mendapat surat dari gubernur Asia Tengah yang bernama Abdurrahman Al Mahdi. Isi surat itu berisi permintaan sang gubernur tentang cara memahami Islam dengan benar. Lalu Imam Syafii memanggil muridnya yang bernama Rabi’ bin Sulaiman Al Muradi. Imam Syafi’i bermaksud menulis surat balasan (Ar-Risalah) dengan Rabi’ sebagai juru tulisnya. Ternyata balasan surat ini mencapai 300 halaman.

Isinya surat balasan tersebut secara singkat bahwa jika kita ingin memahami Islam kita harus memahami bayan Ilahi (Al Quran). Namun Al Quran ada 10 macam jenis ayat di dalamnya.
1. Muthlaqah (absolut) vs. Muqayyadah (terikat)
2. Muhkamat (jelas) vs. Mutasyabihat (harus ditakwil)
3. ‘Aamah (general) vs. Khasshah (spesial)
4. Haqiqi (realistis) vs. Majaziy (metaforis)
5. Nasikhah (menghapus) vs. Mansukhah (dihapus)

Yang kedua kita harus faham bayan nabawiy (hadits). Hadits ada 4 jenis:
1. Mutawatir
2. Masyhur
3. ‘Aziz
4. Ahad

Yang ketiga bayan aqliy (penggunaan akal). Akal ada 2 jenis:
1. Akal kolektif ulama yang disebut ijmak. Ijmak terbagi 2 yaitu ijmak qauliy dan sukuti.
2. Akal individu yang disebut qiyas. Qiyas ada 9 macam yaitu aulawiy, burhaniy, manthiqiy, jadaliy, istiqra’i, tamtsiliy, khithabi, syi’riy dan iqna’iy.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here